Ok

By continuing your visit to this site, you accept the use of cookies. These ensure the smooth running of our services. Learn more.

Simapi - Page 2

  • JADILAH PELITA, bagi diri kita sendiri dan sekitar kita

    Ada seorang teman cewe mengirimkan artikel, barangkali bagi aku yang lain bernait untuk membaca sekaligus ada saudara aku yang lain pernah mengalami naas sama dengan si buta dalam artikel. Silahkan membacanya Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah ahabatnya.


    Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita.Orang buta itu terbahak berkata: "Buat apa saya bawa pelita? Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok."Dengan lembut sahabatnya menjawab, "Ini agar orang lain bisa melihat kamu, biar mereka tidak menabrakmu." Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut.Tak berapa lama, dalam perjalanan, seorang pejalan menabrak si buta. Dalam kagetnya, ia mengomel, "Hei, kamu kan punya mata! Beri jalan buat orang buta dong!" Tanpa berbalas sapa, mereka pun saling berlalu.Lebih lanjut, seorang pejalan lainnya menabrak si buta. Kali ini si buta bertambah marah, "Apa kamu buta? Tidak bisa lihat ya? Aku bawa pelita ini supaya kamu bisa lihat!" Pejalan itu menukas, "Kamu yang buta! Apa kamu tidak lihat, pelitamu sudah padam!" Si buta tertegun. Menyadari situasi itu, penabraknya meminta maaf, "Oh, maaf, sayalah yang 'buta', saya tidak melihat bahwa Anda adalah orang buta." Si buta tersipu menjawab, "Tidak apa-apa, maafkan saya juga atas kata-kata kasar saya." Dengan tulus, si penabrak membantu menyalakan kembali pelita yang dibawa si buta. Mereka pun melanjutkan perjalanan masing-masing. Dalam perjalanan selanjutnya, ada lagi pejalan yang menabrak orang buta kita. Kali ini, si buta lebih berhati-hati, dia bertanya dengan santun, "Maaf, apakah pelita saya padam?" Penabraknya menjawab, "Lho, saya justru mau menanyakan hal yang sama."Senyap sejenak secara berbarengan mereka bertanya, "Apakah Anda orang buta?" Secara serempak pun mereka menjawab, "Iya," sembari meledak dalam tawa. Mereka pun berupaya saling membantu menemukan
    kembali pelita mereka yang berjatuhan sehabis bertabrakan.Pada waktu itu juga, seseorang lewat. Dalam keremangan malam, nyaris saja ia menubruk kedua orang yang sedang mencari-cari pelita tersebut. Ia pun berlalu, tanpa mengetahui bahwa mereka adalah orang buta. Timbul pikiran dalam benak orang ini, "Rasanya saya perlu membawa pelita juga, jadi saya bisa melihat jalan dengan lebih baik, orang lain juga bisa ikut melihat jalan mereka."Pelita melambangkan terang kebijaksanaan. Membawa pelita berarti menjalankan kebijaksanaan dalam hidup. Pelita, sama halnya dengan kebijaksanaan, melindungi kita dan pihak lain dari berbagai aral rintangan (tabrakan!).Si buta pertama mewakili mereka yang terselubungi kegelapan batin, keangkuhan, kebebalan, ego, dan kemarahan. Selalu menunjuk ke arah orang lain, tidak sadar bahwa lebih banyak jarinya yang menunjuk ke arah dirinya sendiri. Dalam perjalanan "pulang", ia belajar menjadi bijak melalui peristiwa demi peristiwa yang dialaminya. Ia menjadi lebih rendah hati karena menyadari kebutaannya dan dengan adanya belas kasih dari pihak lain. Ia juga belajar menjadi pemaaf. Penabrak pertama mewakili orang-orang pada umumnya, yang kurang kesadaran, yang kurang peduli. Kadang, mereka memilih untuk "membuta" walaupun mereka bisa melihat.Penabrak kedua mewakili mereka yang seolah bertentangan dengan kita, yang sebetulnya menunjukkan kekeliruan kita, sengaja atau tidak sengaja. Mereka bisa menjadi guru-guru terbaik kita. Tak seorang pun yang mau jadi buta, sudah selayaknya kita saling memaklumi dan saling membantu.


    Orang buta kedua mewakili mereka yang sama-sama gelap batin dengan kita. Betapa sulitnya menyalakan pelita kalau kita bahkan tidak bisa
    melihat pelitanya. Orang buta sulit menuntun orang buta lainnya. Itulah pentingnya untuk terus belajar agar kita menjadi makin melek, semakin bijaksana.Orang terakhir yang lewat mewakili mereka yang cukup sadar akan pentingnya memiliki pelita kebijaksanaan.Sudahkah kita sulut pelita dalam diri kita  masing-masing? Jika sudah, apakah nyalanya masih terang, atau bahkan nyaris padam? JADILAH PELITA, bagi diri kita sendiri dan sekitar kita. Sebuah pepatah berusia 25 abad mengatakan: Sejuta pelita dapat dinyalakan dari sebuah pelita, dan nyala pelita pertama tidak akan meredup.

  • Jangan Berantam SAUDARAKU

    SAUDARAKU dan MASYARAKATKU PAPUA, kenapa kamu berantam, perang antar kampung, Jika saudaraku seperti ini Bangsaku Papua tidak akan maju dan MERDEKA, Saudara kita dari Luar Papua sedang ketawa-tawa, wasit, dan sedang bertepuk tangan melihat kita sedang perang, kalau mau perang jangan sesama bangsamu tapi lawanmu, saya bersedih, satu orang meninggal rugi seribu orang saudaraku, TUHAN TOLONG BUKA MATA & MELIHAT BANGSAKU SEDANG NANGIS DARAH ? APAKAH TUHAN KERJASAMA DENGAN ORANG LUAR PAPUA UNTUK MENGHANCURKAN PAPUA ? TUHAN PAPUA adalah KANAANNYA DUNIA ? Salah satu dari Tanah Perjanjian sekalipun Tanah Papua tidak tersiratkan dalam INJIL (ALKITAB) ? Tuhan tolong Bukakan Mata Orang Papua, jangan mengutuk orang Papua TUHAN ?

    S E M O G A ................................................ AMIN

  • Bule Hirang yang Bungas

    Ketika bule masih kecil, aku memandang bagai Bunga Melati yang sangat MEKAR, ketika bule masih ingusan aku melihat kamu sebagai Putri Ratu yang sedang menginjak ke ABG, ketika bule menegur aku aku berdiam seribu bahasa ....................... !

    Ketika bule mencari, akupun menjual mahal, ketika bule mengejar aku, aku pura-pura lari, ketika bule memberi aku signal, signalku putus seakan-akan aku berada di tengah hutan ? Ketika bule memberikan perhatian, aku bagai mono ?

    Jangan anda bertanya tapi barangkali anda resapi dan memaknai "BETAPA SUSAHNYA PERJUANGAN HIDAP INI ?

    Bukalah mata segala aspek kehidupan siapa tahu suatu saat nanti aku kembali pada-NYA AMIN

     

  • Perjalanan Hidup Yang Putus-putus

    Tidak Kuat menulis kisah Kehidupan KERAS di KALIMANTAN ? Karena orang membutuhkan tenaga kita tiap hari kita didatangi, tidak mengenal waktu namun ketika kita membutuhkan sesuatu pada orang yang kita bantu ada berbagai alasan dari A-Z yang diungkap ...... ?

    Suatu pada puncak-puncanya mencapai karier kita dihina, dilempar dan sebagainya dengan cara yang paling halus, DST>>>>>>>>...........................?

    Semoga orang lain mendengarkannya terutama pada Orang yang memberi saya NAPAS DAN HIDUP AMIEN ......

     

  • Kerja di bawah Tekanan

    Apa yang anda lakukan jika saudara disakiti ketika saya dirundung masalah ? Ketika saudara ayik2 kerja selalu memberikan konstribusi besar bagi suatu perusahaan dimana saudara tempat mencari nafkah untuk sesuap nasi ? Di tempat kerja tersebut saudara sangat berperan dan telah memberikan masukan maupun asset yang sangat besar namun dengan alasan yang tidak jelas saudara di berhentikan tanpa tunjangan apapun dari perusahaan ?
    Saudara di berikan suatu posisi yang bagus misalnya Menteri namun sistem kerjanya atau otoritasnya seperti Rukun Tetangga ? Saudara dikira tidak mampu maka saudara di berhentikan karena tidak mampu mengatasi masalah yang di hadapi di campony tersebut sementara masalah yang di hadapi bukan cuma satu masalah ? dan keseluruh masalah tersebut saudara yang harus menjendelnya ? Fasilitas yang di berikan sangat minim ? Masalah yang di hadapi di manajemen company tersebut sangat rumit karena di company tersebut ada tiga blok ? Dalam menyelesaikan masalah tersebut kita harus berhadapan dengan 2 blok yang berbeda aliran tapi bekerja pada manajemen ? Saudara disuruh kerja di bawa tekanan dan tidak mempunyai otoritas yang besar, di berikan jabatan menteri tapi cuma topengnya saja namun otoritas kerjanya seperti seorang Ketua Rukun Tetangga ?
    Mohon Jawaban ........ Tindakan apa yang saudara lakukan jika saudara di lakukan seperti hal yang dimaksud diatas ?

  • Pembunuhan Karakter

    Ketika Persipura Juara Liga Indonesia saat itu tidak sempat diikutkan dengan Piala Champians Asia saat itu dengan alasan terlambat pendaftaran dan kini ada alasan yang muncul dengan berbagai infrastruktur yang dipenuhi oleh klub-klub mungkin salah satu nya adalah Persipura Jayapura maka saran kami yang sedang bermukim di Papua sangat setuju dengan berita yang dimuat berikut ini http://persipurajayapura.blogspot.com/2009/06/juli-mandala-akan-dibedah.html

    Maju terus Persipura "GOD BLESS YOU PERSIPURA" AMIN